Pages


Senin, 19 September 2016

Mengenal Papua Nugini, Negara Tetangga Yang Terlupakan

Selamat Malam/Pagi/Siang/Sore Semuanya

Kali ini saya akan membahas mengenai Papua Nugini, Negara tetangga yang satu ini sering terlupakan dan tidak banyak yang mengetahui tentang mereka.
Ini Merupakan salinan Tulisan dari blog saya
Mengenal Papua Nugini, Negara Tetangga Yang Terlupakan


Spoiler for Papua Nugini:


Mengenal Papua Nugini, Negara Tetangga Yang Terlupakan
Papua Nugini atau Papua Guinea Baru adalah sebuah negara yang terletak di bagian timur Pulau Papua dan berbatasan darat dengan Provinsi Papua (Indonesia) di sebelah barat. Benua Australia di sebelah selatan dan negara-negara Oseania berbatasan di sebelah selatan, timur, dan utara. Ibu kotanya, dan salah satu kota terbesarnya, adalah Port Moresby. Papua Nugini adalah salah satu negara yang paling bhinneka di Bumi, dengan lebih dari 850 bahasa lokal asli dan sekurang-kurangnya sama banyaknya dengan komunitas-komunitas kecil yang dimiliki, dengan populasi sekitar 6 juta jiwa. Papua Nugini juga salah satu negara yang paling luas wilayah perkampungannya, dengan hanya 18% penduduknya menetap di pusat-pusat perkotaan.Negara ini adalah salah satu negara yang paling sedikit dijelajahi, secara budaya maupun geografis, dan banyak jenis tumbuhan dan binatang yang belum ditemukan diduga ada di pedalaman Papua Nugini.

Sebagian besar penduduk menetap di dalam masyarakat tradisional dan menjalankan sistem pertanian sederhana yang hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Masyarakat dan marga ini memiliki beberapa pengakuan tersirat di dalam kerangka undang-undang dasar negara Papua Nugini. Undang-Undang Dasar Papua Nugini (Pembukaan 5(4)) menyatakan harapan bagi kampung dan komunitas tradisional untuk tetap menjadi satuan kemasyarakatan yang lestari di Papua Nugini, dan untuk langkah-langkah aktif yang diambil untuk melestarikannya. Dewan Perwakilan Rakyat Papua Nugini telah memberlakukan beberapa undang-undang di mana sejenis "Tanah ulayat" diakui, artinya bahwa tanah-tanah tradisional pribumi memiliki beberapa landasan hukum untuk memproteksi diri dari campur tangan kaum pendatang yang bertindak berlebihan. Tanah ulayat ini disebutkan melingkupi sebagian besar tanah yang dapat digunakan di negara ini (sekitar 97% seluruh daratan) tanah yang dapat diolah oleh kaum pendatang bisa saja berupa milik perseorangan di bawah syarat pinjaman dari negara atau tanah milik pemerintah.

Kondisi geografi negara Papua Nugini beragam dan di beberapa tempat sangat kasar. Sebuah barisan pegunungan memanjang di Pulau Papua, membentuk daerah dataran tinggi yang padat penduduk. Hutan hujan yang padat dapat ditemukan di dataran rendah dan daerah pantai. Rupa bumi yang sedemikian telah membuatnya menjadi sulit bagi pemerintah untuk mengembangkan infrastruktur transportasi. Di beberapa daerah, pesawat terbang adalah satu-satunya modus transportasi. Setelah diperintah oleh tiga kekuatan asing sejak 1884, Papua Nugini merdeka dari Australia pada tahun 1975. Kini Papua Nugini masih menjadi bagian dari dunia persemakmuran. Banyak penduduk hidup dalam kemiskinan yang cukup buruk, sekitar sepertiga dari penduduk hidup dengan kurang dari US$ 1,25 per hari



Spoiler for Kualitas Fisik Manusia dan Penduduk:


Spoiler for Komposisi Penduduk:

Penduduk Papua Nugini terdiri dari berbagai suku diantaranya yaitu Suku Melanesia, Suku Papua, Suku Negrito, Suku Mikronesia, dan Polinesia. Bahasa yang digunakan di Papua Nugini diantaranya yaitu Bahasa Tok Pisin, Bahasa Ingrris, dan Bahasa Hirimotu yang merupakan bahasa resmi. Sekitar 836 bahasa lokal juga terdapat disana dan lebih dari 1.000 bahasa dialog yang berbeda terdapat disana.
Jumlah penduduk Negara Papua Nugini menurut data Central Inteligence Agency (CIA) pada bulan juli 2014 adalah sebesar 6.552.221 jiwa dengan komposisi sebagai berikut:
Mengenal Papua Nugini, Negara Tetangga Yang Terlupakan

Dari data diatas, dapat diketahui bahwa penduduk di Papua Nugini lebih banyak di dominasi oleh laki-laki. Selain itu, jumlah penduduk usia muda di Papua Nugini juga sangat banyak, hampir sepertiga jumlah penduduknya adalah usia muda dengan rata-rata umur penduduk papua nugini adalah 22,4 tahun.
Negara papua Nugini memiliki laju pertumbuhan penduduk sebesar 1.84 %.



Spoiler for Beban Ketergantungan:

Mengenal Papua Nugini, Negara Tetangga Yang Terlupakan
Dari data diatas dapat dilihat bahwa angka ketergantungan di Papua nugini cukup besar, dimana setiap 100 orang usia produktif menanggung sebanyak 71 orang usia non produktif. Beban ketergantungan yang ada di Papua Nugini sendiri sebagian besar disumbang oleh usia belum produktif yakni antara 0-14 tahun. Ini menunjukkan bahwa jumlah penduduk pada usia ini cukup besar.



Spoiler for Tingkat Kelahiran dan Tingkat Kematian:


a. Tingkat kelahiran : Tingkat kelahiran di Negara Papua Nugini adalah 24,89 per seribu penduduk pertahun. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kelahiran di Papua Nugini cukup tinggi. Dimana setiap wanita seumur hidup rata-rata melahirkan anak sebanyak 3.24 bayi setiap wanita.

b. Tingkat Kematian: Negara Papua Nugini memiliki tingkat kematian yaitu sebesar 6,53 kematian perseribu penduduk pertahun. Ini membuktikan bahwa tingkat kematian di Papua Nugini tidak begitu besar. Selain itu tingkat kematian bayi adalah sebanyak 39,67 per seribu kelahiran. Sedangkan bayi yang lahir hidup kemudian meninggal adalah 230 perseribu kelahiran bayi hidup. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kesehatan bayi disana masih sangat rendah, dimana banyak sekali bayi yang telah terlahir dengan sehat namun belum usia anak-anak sudah meninggal.


Spoiler for Tingkat Kesakitan:

Papua Nugini sebagai sebuah Negara memiliki masalah yang cukup serius di bidang kesehatan, dimana tingkat kesehatan disana masih sangat rendah. Penyakit yang paling berbahaya disana adalah penyakit hepatitis, demam berdarah, dan malaria. Tingkat kerentanan penduduk terhadap penyakit tersebut menurut CIA termasuk sangat tinggi.
Selain itu di Papua Nugini juga terdapat HIV/AIDS yang menjadi masalah serius kesehatan disana. Tercatat 0.5% dari penduduknya pada tahun 2012 menderita HIV/AIDS dan menempati peringkat 72 dunia. Jumlah kematian akibat HIV/AIDS pada tahun 2012 mencapai 1000 orang dan penduduk yang hidup dengan penyakit HIV/AIDS sebayak 24.900 orang. Selain masalah penyakt, masalah gizi juga terdapat disana, banyak bayi dibawah usia 5 tahun yang kekurangan gizi, dimana 18,1% bayi dibawah 5 tahun mengalami kekurangan gizi dan memiliki berat badan dibawah normal.
Mengenal Papua Nugini, Negara Tetangga Yang Terlupakan
Mengenal Papua Nugini, Negara Tetangga Yang Terlupakan


Spoiler for Angka Harapan Hidup:

Angka harapan hidup penduduk Papua Nugini yaitu 66.85 tahun dimana harapan hidup penduduk perempuan adalah 69.19 tahun dan laki-laki 64.43 tahun.Ini menunjukkan bahwa angka harapan hidup di papua nugini masih tergolong rendah.



Spoiler for Kualitas Non-Fisik:

Spoiler for Produktifitas:

Prosuktifitas penduuk Papua Nugini untuk saat ini belum ada data yang akurat mengenai hal tersebut. Namun menurut Central Intelegence Agency (CIA) produk yang dihasilkan oleh papua nugini adalah diantaranya produk agrikultur seperti kopi, coklat, copra, kelapa sawit, the, gula, kentang manis, buah-buahan, sayuran, vanilla dan lain-lain, serta produk industri seperti pengolahan kopra, pemrosesan minyak sawit, industri perkayuan, petambangan ( emans, perak, minyak bumi, gas bumi)
Pertumbuhan industri yang ada di Papua Nugini pada tahun 2013 yaitu sebesar 5,5% dengan keuntungan 4,077 juta dolar.
Mengenal Papua Nugini, Negara Tetangga Yang Terlupakan


Spoiler for Kemandirian:

Kemandirian penduduk papua nugini bisa dibilang cukup mandiri. Hal ini terlihat dari pemenuhan kebutuhan yang mereka cukupi sendiri dimana ekspor mereka lebih besar dibandingkan impor. Dimana ekspor Papua Nugini sebesar 53,6% dan impor hanya 49% pada taun 2013. Selain itu, sebagian besar penduduk Papua Nugini bekerja di bidang pertanian sehingga masyarakatnya mandiri tidak bergantung pada Negara
Mengenal Papua Nugini, Negara Tetangga Yang Terlupakan


Spoiler for Solidaritas:

Sebagai Negara dengan sebagian penduduknya merupakan masyarakat tradisional, penduduk Papua Nugini memiliki solidaritas yang tinggi. Seperti yang kita tahu bahwa masyarakat tradisional memiliki solidaritas yang erat, begitu pula dengan masyarakat papua nugini.


Spoiler for Kecerdasan/Pendidikan:

Pendidikan di Papua Nugini belum ada catatan resmi mengenai hal tersebut. Dari data CIA juga belum ada mengenai tingkat pendidikan di papua nugini. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan di Papua Nugini belum mendapat perhatian yang serius dan sulit untuk di data karena keterbatasan informasi.




Spoiler for Perbandingan Dengan Indonesia:

Spoiler for Kualitas fisik :


Spoiler for Komposisi penduduk:

Komposisi penduduk Papua Nugini lebih banyak didominasi oleh laki-laki demikian pula dengan Indonesia. Namun jumlah penduduknya jauh lebih besar Indonesia jika dibandingkan dengan Papua Nugini. Selain itu Papua Nugini memeiliki angka pertumbuhan penduduk yang lebih besar dibandingkan dengan Indonesia dimana pertumbuhan penduduk Papua Nugini Lebih dari 1% sedangkan Indonesia kurang dari 1%. Berkaitan dengan suku dan agama sendiri, meski antara Indonesia dan Papuan Nugini Bersebelahan, namun terdapat perbedan jauh diantara keduanya.


Spoiler for Beban ketergantungan:

Beban ketergantungan penduduk Papua Nugini jika dibandingkan dengan beban ketergantungan Indonesia juah lebih tinggi dimana ketergantungan Negara Papua Nugini sebesar 63% sedangkan Indonesia hanya 51%, hal ini menunjukkan bahwa dari segi beban ketergantungan Indonesia masih lebih baik..


Spoiler for Tingkat kelahiran dan tingkat kematian:

Tingkat kelahiran Penduduk Papua Nugini adalah 24.89 perseribu penduduk sedangkan untuk Indonesia adalah 13.4 per seribu penduduk.. Sedangkan untuk kematian yaitu 6.53 perseribu penduduk unuk Papua Nugini dan 6.34 kematian per seribu penduduk. Dari kedua data diatas dapat dikatakan bahwa tingkat kesehatan dan kesadaran akan pentingnya kesehatan di Papua nugini masih rendah dan fasilitas kesehatan di Papua Nugini juga masih rendah atau sedikit.



Spoiler for Angka kesakitan:

Angka kesakitan di Papua Nugini jika dibandingkan dengan Indonesia masih lebih tinggi Papua Nugini. Hal ini berarti resiko sakit di Papua Nugini lebih tinggi. Ini juga disebabkan oleh ketersediaan fasilitas kesehatan yang ada di masing-masing Negara dan tingkat kesadaran akan pentingnya kesehatan penduduknya..


Spoiler for Angka harapan hidup:

Angka harapan hidup penduduk Papua Nugini yaitu berkisar 68 tahun sedangkan Indonesia yaitu 72 tahun. Disini terlihat bahwa angka harapan hidup penduduk Papua Nugini masih dibawah Indonesia.




Spoiler for Kualitas non fisik:


Spoiler for Produktifitas:

Antara Papua Nugini dan Indonesia sebenarnya masih memiliki produktifitas yang masih rendah, namun jika dibandingkan maka produktifitas penduduk Indonesia masih jauh lebih baik.


Spoiler for Kemandirian:

Dari segi kemandirian, penduduk Papua Nugini masih jauh lebih baik jika dibandingkan dengan Indonesia. Hal ini di karenakan sebagian penduduk Papua Nugini berusaha sendiri tanpa bergantung pada pemerintah yakni berusaha di bidang pertanian.


Spoiler for Solidaritas:

Papua Nugini dan Indonesia memiliki solidaritas yang sama tinggi. Namun solidaritas ini tidak dapat diukur secara langsung maupun diukur dengan angka. Solidaritas dapat diukur dari kehidupan sosial penduduk masing-masing Negara..



Spoiler for Pendididikan/kecerdasan :

Dari segi pendidikan, Papua Nugini masih berada di bawah Indonesia, dimana pendidikan di Papua Nugini masih belum ada data yang pasti dikarenakan pendidikan disana masih sangat rendah. Sedangkan di Indonesia sudah ada lembaga yang pasti dan dapat dipertangung jawabkan dan pendidilkan di Indonesia sudah terlembaga dengan baik.


Spoiler for Angka harapan hidup:

Angka harapan hidup penduduk Papua Nugini yaitu berkisar 68 tahun sedangkan Indonesia yaitu 72 tahun. Disini terlihat bahwa angka harapan hidup penduduk Papua Nugini masih dibawah Indonesia.








Bersyukurlah kita Tinggal di Indonesia, Karena Ternyata Masih Banyak Negara Yang Tak Seberuntung Negara Kita.


Mampir kesini gan, Mohon Bantuan Komentarnya di Thread
Makanan Favorit Anak Kos
Permainan Mencampur Warna

Terimakasih Sudah Membaca, Semoga Menambah Wawasan







Spoiler for Update foto:

Mengenal Papua Nugini, Negara Tetangga Yang Terlupakan
Mengenal Papua Nugini, Negara Tetangga Yang Terlupakan
Mengenal Papua Nugini, Negara Tetangga Yang Terlupakan
Mengenal Papua Nugini, Negara Tetangga Yang Terlupakan
Mengenal Papua Nugini, Negara Tetangga Yang Terlupakan
Mengenal Papua Nugini, Negara Tetangga Yang Terlupakan
Mengenal Papua Nugini, Negara Tetangga Yang Terlupakan
Mengenal Papua Nugini, Negara Tetangga Yang Terlupakan
Mengenal Papua Nugini, Negara Tetangga Yang Terlupakan
Mengenal Papua Nugini, Negara Tetangga Yang Terlupakan
Mengenal Papua Nugini, Negara Tetangga Yang Terlupakan
Mengenal Papua Nugini, Negara Tetangga Yang Terlupakan
Mengenal Papua Nugini, Negara Tetangga Yang Terlupakan
Mengenal Papua Nugini, Negara Tetangga Yang Terlupakan
Mengenal Papua Nugini, Negara Tetangga Yang Terlupakan
Mengenal Papua Nugini, Negara Tetangga Yang Terlupakan
Mengenal Papua Nugini, Negara Tetangga Yang Terlupakan



Spoiler for Referensi:

THE WORLD FACTBOOK “PAPUA NUGINI”. Diakses dari https://www.cia.gov/library/publicat...k/geos/pp.html pada tanggal 19 juli 2014 pukul 19.00.

THE WORLD FACTBOOK “INDONESIA”. Diakses dari https://www.cia.gov/library/publicat...k/geos/id.html pada tanggal 19 juli 2014 pukul 19.00.

“Working to achieve an HIV-free generation in PNG”. Diakses dari http://www.unicef.org/png/media_22750.html pada tanggal 20 juli 2014 pukul 09.00.



wih papua nugini negara tetangga


gagal pertamax
Bagus juga gan papua nugini jadi pengen kesana gan
Kasian, tetangga sendiri sampe dilupain
papua om


baru jd ht trit tentang papua om



semoga papua bisa maju ya om
Agan-Agan Sekalian Mohon bantuan komentarnya di thread
http://www.kaskus.co.id/thread/57daa...encampur-warna
http://www.kaskus.co.id/thread/57dbb...vorit-anak-kos


KOMENG KASKUSER

Quote:Quote:Original Posted By metallikid
negaranya indah... tapi pernah denger cerita dari kolega yg punya usaha disana, penduduknya kadang masih bar-bar...kalo ribut bisa dar-der-dor or bacok-bacokan tengah jalan... pesan doi kalo kesana cuma "stay away from trouble with local people.."


Quote:Original Posted By dominiq009
Ane mau nambahin beberapa faktanya. moga bisa pejwan.
1. Papua New Guinea itu gabungan dari dua bangsa yaitu Papua dan Guinea. Nah Papua (bagian bawah) itu di jajah oleh Australia/Inggris, sedangkan Guinea (bagian atas) di jajah oleh Belanda.
2. Orang Guinea gak bisa bahasa Inggris karena mereka dijajah oleh Belanda (ini sama aja kaya masyarakat Indonesia), sedangkan orang papua mereka mayoritas bahasa Inggris karena dijajah oleh Australia. Untuk bahasa Tok Pisin itu bahasa Guinea yg jadi bahasa nasionalnya.
3. Orang Papua dan Guinea tidak akur karena orang papua merasa telah dijajah oleh Australia dan telah hidup enak menolak untuk bergabung jadi satu negara.
4. PNG adalah negara yang memiliki bahasa terbanyak di dunia. Karena setiap desa beda-beda bahasanya. Dan setiap orang hanya berinteraksi dengan yang bahasanya sama atau bisa disebut wantok (one talk). Jadi sangat jarang setiap suku berinteraksi dengan suku lainnya. kecuali di ibukotanya.
5. Walaupun sebagian orang PNG bisa berbahasa Inggris tapi bahasa Inggrisnya aneh (Broken English). Contohnya ya Rumah Sakit = House Sick. Karena yang dipake bahasa budak waktu dijajah Australia.
5. Di PNG masih banyak para pengungsi OPM khususnya di daerah perbatasan. Awal-awal para pemain ngungsi OPM diterima dengan baik oleh orang PNG karena berpegang teguh pada wantok (setiap wantok yang sama maka mereka bersaudara). Tapi lama-lama orang-orang PNG mulai terganggu dengan para pengungsi yang mulai bertingkah dan sudah merasa seperti pribumi (Kasian sekali para pejuang OPM di PNG tidak diterima dan di Indonesia pun 'sama').


Quote:Original Posted By dominiq009


Lah emang dari dulu PNG bukan bagian dari Indonesia. Karena Papua Nugini di jajah oleh Australia/Inggris. Sedangkan Papua Indonesia di Jajah oleh Belanda.

Itu sih dulu gan waktu awal-awal para pengungsi OPM masuk PNG. Pas awal-awal para pengungsi OPM masuk PNG dan langsung diterima oleh masyarakat PNG karena merasa kasihan terhadap kekejaman yg dilakukan oleh tentara Indonesia terhadap para pejuang OPM, dan juga karena merasa punya kebudayaan dan ras yang sama. Dulu pas pengungsi OPM masuk, yang mereka tau Indonesia itu kejam dan sering membantai orang kulit hitam oleh para tentara. Tapi untuk sekarang ini anggapan Indonesia kejam mulai sirna karena sudah berganti rezim pemerintahan dan juga tanah Papua sudah lebih maju daripada PNG sendiri. Dan juga orang PNG sudah mulai terganggu dengan para pengungsi OPM yang semakin meresahkan dan meminta para pengungsi OPM untuk pulang ke Indonesia dan melupakan untuk merdeka dari Indonesia. Tapi para pengungsi OPM tetap kekeh untuk tetap di pengungsian dan menolak untuk pulang ke Indonesia. Mereka tetep berjuang untuk merdeka di pengungsian walaupun tidak diterima oleh orang PNG nya sendiri.



Quote:Original Posted By dominiq009


Tingkat kejahatannya emang paling tinggi gan. Khususnya di ibukotanya Port Moresby. Kalo agan berencana jalan sendirian di siang bolong beberapa meter saja dari rumah maka udah siap-siap untuk di todong. Siang udah menyeramkan apalagi kalo malam hari.


PNG adalah negara dengan bahasa terbanyak di dunia. Soalnya satu desa bisa satu bahasa. Tapi bahasa resminya bahasa Tok Pisin dan Broken English. Broken English itu bahasa Inggris yang aneh. Soalnya diartikan perkata contohnya Rumah Sakit = House Sick, Sedikit-sedikit = Little little, dll.
Kalo di PNG malah gak ditemukan lagi orang yg pake koteka. Mereka sudah pake baju semua. Karena mayoritas beragama Katolik jadi tradisi lama udah di tinggalkan. Berbeda dengan Papua Indonesia masih ada daerah yg menggunakan koteka.


Quote:Original Posted By dominiq009

Iya namanya Broken English. Sejarahnya Broken English ini berasal dari para budak saat di jajah Australia/Inggris. Kurang lebih seperti yg dicontohkan agan.


Permasalahannya dari pejabatnya yg di iming-iming uang buat bisa leluasa untuk menguras kekayaan negaranya. Kalo Papua di keruk oleh PT Freeport, kalo PNG di keruk oleh OK Tedi. Dan yang lebih miris masyarakatnya diam aja karena terlena dengan uang kompensasi tiap tahunnya yg gak terlalu gede. Gila nya salah satu sungai terbesar yg ada di PNG sudah sangat dangkal dan beracun karena penambangan OK Tedi. Tapi karena uang kompensasi tersebut mereka terlena walaupun harus mengorbankan sumber kehidupan mereka ygnsemakin terbatas.




Quote:Original Posted By susumacan31
kawan ane dimalaysia ada 8 orang papua nugini.. tapi kalau ditanya sama orang yg belum akrab dia ngakunya orang indonesia. sempet cerita katanya mereka lebih suka jadi orang indonesia dari pada jadi orang PNG


minyak bensin disana ktnya mahal ya gan, ane denger denger
Kasian yak gan ampe terlupakan
Tambahan kaskuser


Quote:Original Posted By setyokoplexxx
Tingkat keamana dsana parah, ente kluar malam sendiri ngalamat koid..ktemu Raskol ( sebutan gank dsana)

Mgkn utk Port Moresby msh bs onpar dgn Jayapura, tp dilluar itu Papua Indo m PNG dah ky kepisah 1 abad, ampe warga PNG kalo main ke Merauke ato Jayapura srg bengong, selain maju, lbh murah, jg jauh lbh aman

sumur


Quote:Original Posted By dzul.cybergear
mereka demen telur rebus bre


Quote:Original Posted By metallikid
negaranya indah... tapi pernah denger cerita dari kolega yg punya usaha disana, penduduknya kadang masih bar-bar...kalo ribut bisa dar-der-dor or bacok-bacokan tengah jalan... pesan doi kalo kesana cuma "stay away from trouble with local people.."


Quote:Original Posted By dominiq009
Ane mau nambahin beberapa faktanya. moga bisa pejwan.
1. Papua New Guinea itu gabungan dari dua bangsa yaitu Papua dan Guinea. Nah Papua (bagian bawah) itu di jajah oleh Australia/Inggris, sedangkan Guinea (bagian atas) di jajah oleh Belanda.
2. Orang Guinea gak bisa bahasa Inggris karena mereka dijajah oleh Belanda (ini sama aja kaya masyarakat Indonesia), sedangkan orang papua mereka mayoritas bahasa Inggris karena dijajah oleh Australia. Untuk bahasa Tok Pisin itu bahasa Guinea yg jadi bahasa nasionalnya.
3. Orang Papua dan Guinea tidak akur karena orang papua merasa telah dijajah oleh Australia dan telah hidup enak menolak untuk bergabung jadi satu negara.
4. PNG adalah negara yang memiliki bahasa terbanyak di dunia. Karena setiap desa beda-beda bahasanya. Dan setiap orang hanya berinteraksi dengan yang bahasanya sama atau bisa disebut wantok (one talk). Jadi sangat jarang setiap suku berinteraksi dengan suku lainnya. kecuali di ibukotanya.
5. Walaupun sebagian orang PNG bisa berbahasa Inggris tapi bahasa Inggrisnya aneh (Broken English). Contohnya ya Rumah Sakit = House Sick. Karena yang dipake bahasa budak waktu dijajah Australia.
5. Di PNG masih banyak para pengungsi OPM khususnya di daerah perbatasan. Awal-awal para pemain ngungsi OPM diterima dengan baik oleh orang PNG karena berpegang teguh pada wantok (setiap wantok yang sama maka mereka bersaudara). Tapi lama-lama orang-orang PNG mulai terganggu dengan para pengungsi yang mulai bertingkah dan sudah merasa seperti pribumi (Kasian sekali para pejuang OPM di PNG tidak diterima dan di Indonesia pun 'sama').


Quote:Original Posted By dominiq009


Lah emang dari dulu PNG bukan bagian dari Indonesia. Karena Papua Nugini di jajah oleh Australia/Inggris. Sedangkan Papua Indonesia di Jajah oleh Belanda.

Itu sih dulu gan waktu awal-awal para pengungsi OPM masuk PNG. Pas awal-awal para pengungsi OPM masuk PNG dan langsung diterima oleh masyarakat PNG karena merasa kasihan terhadap kekejaman yg dilakukan oleh tentara Indonesia terhadap para pejuang OPM, dan juga karena merasa punya kebudayaan dan ras yang sama. Dulu pas pengungsi OPM masuk, yang mereka tau Indonesia itu kejam dan sering membantai orang kulit hitam oleh para tentara. Tapi untuk sekarang ini anggapan Indonesia kejam mulai sirna karena sudah berganti rezim pemerintahan dan juga tanah Papua sudah lebih maju daripada PNG sendiri. Dan juga orang PNG sudah mulai terganggu dengan para pengungsi OPM yang semakin meresahkan dan meminta para pengungsi OPM untuk pulang ke Indonesia dan melupakan untuk merdeka dari Indonesia. Tapi para pengungsi OPM tetap kekeh untuk tetap di pengungsian dan menolak untuk pulang ke Indonesia. Mereka tetep berjuang untuk merdeka di pengungsian walaupun tidak diterima oleh orang PNG nya sendiri.



Quote:Original Posted By dominiq009


Tingkat kejahatannya emang paling tinggi gan. Khususnya di ibukotanya Port Moresby. Kalo agan berencana jalan sendirian di siang bolong beberapa meter saja dari rumah maka udah siap-siap untuk di todong. Siang udah menyeramkan apalagi kalo malam hari.


PNG adalah negara dengan bahasa terbanyak di dunia. Soalnya satu desa bisa satu bahasa. Tapi bahasa resminya bahasa Tok Pisin dan Broken English. Broken English itu bahasa Inggris yang aneh. Soalnya diartikan perkata contohnya Rumah Sakit = House Sick, Sedikit-sedikit = Little little, dll.
Kalo di PNG malah gak ditemukan lagi orang yg pake koteka. Mereka sudah pake baju semua. Karena mayoritas beragama Katolik jadi tradisi lama udah di tinggalkan. Berbeda dengan Papua Indonesia masih ada daerah yg menggunakan koteka.


Quote:Original Posted By dominiq009

Iya namanya Broken English. Sejarahnya Broken English ini berasal dari para budak saat di jajah Australia/Inggris. Kurang lebih seperti yg dicontohkan agan.


Permasalahannya dari pejabatnya yg di iming-iming uang buat bisa leluasa untuk menguras kekayaan negaranya. Kalo Papua di keruk oleh PT Freeport, kalo PNG di keruk oleh OK Tedi. Dan yang lebih miris masyarakatnya diam aja karena terlena dengan uang kompensasi tiap tahunnya yg gak terlalu gede. Gila nya salah satu sungai terbesar yg ada di PNG sudah sangat dangkal dan beracun karena penambangan OK Tedi. Tapi karena uang kompensasi tersebut mereka terlena walaupun harus mengorbankan sumber kehidupan mereka ygnsemakin terbatas.




Quote:Original Posted By susumacan31
kawan ane dimalaysia ada 8 orang papua nugini.. tapi kalau ditanya sama orang yg belum akrab dia ngakunya orang indonesia. sempet cerita katanya mereka lebih suka jadi orang indonesia dari pada jadi orang PNG


Masih ada keturunan dari ras aborigin di australia sana ya kayaknya
ane gapernah ngelupain kok om
Quote:Original Posted By tts123




mou ngapain gan?


Jalan jalan gan
Quote:Original Posted By tempeh_man
Kasian, tetangga sendiri sampe dilupain

iye gan kadang kita lupa klo punya tetangga

Quote:Original Posted By solusibiaya.com
papua om


baru jd ht trit tentang papua om

iye gan., makanya ane buka-buka blog ane, ada juga tentang paupua, tp papua nugini gan. moga aja jd HT jg.,

Quote:Original Posted By lunaticfringe
minyak bensin disana ktnya mahal ya gan, ane denger denger

beruntung kita gan masih bisa dengan mudah membeli bahan bakar

Quote:Original Posted By kucingkuncung
Kasian yak gan ampe terlupakan

iye gan., luput dr perhatian kita dan dunia

Quote:Original Posted By abighifari22


Jalan jalan gan


nitip ambilin tanah sana ye gan., hahaha
Quote:Original Posted By tts123


nitip ambilin tanah sana ye gan., hahaha


Iya gan buat apa
Quote:Original Posted By katty
ane gapernah ngelupain kok om

ente kan gabisa ngelupain mantan om

Quote:Original Posted By albertbima815
Masih ada keturunan dari ras aborigin di australia sana ya kayaknya


iye gan., soalnya dulu pulau papua tersambung sama australi
Quote: Angka harapan hidup penduduk Papua Nugini yaitu berkisar 68 tahun sedangkan Indonesia yaitu 72 tahun. Disini terlihat bahwa angka harapan hidup penduduk Papua Nugini masih dibawah Indonesia.

kemungkinan 68 itu gara2 penyakit ya gan? indo juga kecil gan harapan hidupnya apalagi klo udah ketemu penjahat/begal dijalanan
Harusnya PNG & Malaysia Sabah,Sarawak jg bisa menjadi bagian dari Indonesia ye brey
Quote:Original Posted By iyan.raambo123


kemungkinan 68 itu gara2 penyakit ya gan? indo juga kecil gan harapan hidupnya apalagi klo udah ketemu penjahat/begal dijalanan


iye gan., kesehatan disana belum kayak disini.,

hahaha bisa aja ente gan.,
Via: Kaskus.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar