Pages


Minggu, 01 November 2015

Yuk Kita Cari Tahu Bagaimana Proses Pembuatan MRT

Quote:Quote:Pasti semua pada tahu bahwa Jakarta mempunyai rencana membangun MRT untuk menanggulangi masalah macet dan banjir. Terlepas dari kontroversi akan dibangunnya MRT di Jakarta, penasaran ga sih bagaimana proses pembuatan jalur kereta bawah tanah. Seperti yang kita tahu bahwa dibawah tanah ini banyak bebatuan keras dan hampir tidak mungkin bisa dikerjakan tanpa alat-alat berat.

Pada artikel kali ini saya akan membawa anda jalan-jalan bagaimana prosesnya dengan bahasa sesederhana mungkin plus disertai gambar dan videonya. Ini dia ulasannya.

Akhir-akhir ini sering sekali media massa memberitakan tentang solusi kemacetan di Jakarta yaitu Mass Rapid Transit (MRT) dan Terowongan Multi Fungsi (TMF) atau Deep Tunnel-yang ini solusi banjir juga. MRT sendiri dibagi tiga media jalur transportasi yaitu permukaan (surface), layang (elevated), dan bawah tanah (subway).Yang menariknya (terlepas dari pro-kontra dan biaya pembangunannya), jika proyek ini berhasil diadakan maka Jakarta akan kedatangan Alat Canggih untuk membuat terowongan bawah tanah untuk Subway MRT dan Deep Tunnel yang bernama Tunnel Boring Machine (TBM).

Subway MRT
Spoiler for :

Spoiler for :


Deep Tunnel
Spoiler for :

Spoiler for :

Tunnel Boring Machine ini berbentuk silinder, permukaan terowongan yang terbentuk jadi seperti lingkaran. Mesin ini semacam robot yang akan melakukan pengeboran sekaligus menyemen dan membeton. TBM dapat digunakan pada batuan lunak hingga batuan keras. Diamater alat ini bervariasi mulai dari semeter hingga 19 meter mungkin sekarang ada yang lebih kali ya. TBM dilengkapi dengan mata bor yang tersebar di permukaan kepala bor.

TBM digunakan sebagai alternatif metode drilling and blasting (D&B). Drilling and blasting merupakan metode konvensional untuk membuat terowongan yang terdiri dari beberapa tahap dengan drilling (membor) dan blasting (meledakkan) sebagai dua tahap paling utama.

1. Bagian-bagian TBM
Spoiler for :

Spoiler for :


2. Pabrik TBM
Ini adalah tempat memanufaktur mesinnya, sebelum dikirim dan digunakan ditempat yang sebenarnya maka dilakukan uji coba atau pengetesan kinerja terlebih dahulu sesuai standar yang digunakan.
Spoiler for Uji Coba:

Spoiler for :

Spoiler for Hasil:

Spoiler for TESTING:

Spoiler for :


3. Pengiriman
Mesin ini beserta kelengkapannya dikirim ke site dalam bentuk terpisah. Itu tentunya untuk mempermudah pengiriman karena sizenya yang besar.
Spoiler for :


4. Perakitan
Di tempat ini nantinya akan dibuka dengan membuat lubang, digali satu jalan terlebih dahulu dan kemudian TBM dimasukkan ke dalamnya. Di dalam galian tersebutlah TBM ini dirakit.
Spoiler for :

Spoiler for :

Spoiler for :

Spoiler for :

Spoiler for :

Spoiler for :

Spoiler for :


5. Proses kerjanya
Penggerusan Tanah
Kepala bor yang berbentuk silinder ini akan berputar dan menggerus tanah dan batuan. Begitu seterusnya sambil TBM bergerak maju. Tanah yang masuk pada silinder akan dialirkan ke belakang melalui screw conveyor dan conveyor-conveyor yang lain.
Spoiler for :

Spoiler for :

Spoiler for :

Spoiler for :


Pemasangan Segment
Setelah penggerusan tanah kemudian dipasanglah segmen-segmen untuk dinding terowongan. Segment-segment tersebut telah dibuat sebelumnya bisa di site langsung atau di tempat lainnya.
Spoiler for PEMBUATAN SEGMEN:

Spoiler for pengiriman segment:

Spoiler for :

Spoiler for :


HASIL
Spoiler for :

Spoiler for :


6. Jika Gagal
Semua pekerjaan pasti ada resikonya gan, termasuk pengeboran terowongan ini gan. Bisa jadi salah perhitungan, salah eksekusi, atau bisa jadi salah pemilihan teknologi.
Spoiler for :

Spoiler for :

Spoiler for :


Video


Prinsip Kerja TBM


Jika Gagal


Bagaimana menurut pembaca sekalian? Apakah projek MRT ini dapat dilaksanakan di kota Jakarta?

Sumber
http://metro.news.viva.co.id/news/re...ay-mrt-di-dki-

http://www.antaranews.com/berita/351...yang-lain-juga

http://www.jakartamrt.com/


Pertalitex
anak kemaren sore...
Quote:Original Posted By pijarbintang
Kaga penting njing!!!


Anjinggg


Udik detected
keren bray calon trit HT nih
udah ane bantu rate noh
Quote:Original Posted By pijarbintang


Kasihan

100% thread lo bakalan gagal HT


Pengangguran laknat macam elo yg hobi onlen di dunia maya, mending cepeten cari kerja

Salam ke emak lo yg lonte itu

YA ELAH SO TAU Bgt ye, pengangguran.. makanya bos sekolah yang tinggi biar di ajarin etika Berbicara. Kasihan orang tua ente ngelahirin anak sia2 kaya ente..

angkutan massal di ibukota penting bgt lah.. MRT kelihatannya cocok.

#nyesel gw komen dimari..
Trid berkualitas...
Cuma org tolol yg komen negatif
#mending ane kabur juga
Quote:Original Posted By pijarbintang
Kaga penting njing!!!


Anjinggg


woi banci dumay tunjukin prime id lo cman bisa make klonengan aja koar koar lo sono nete ama mamak lo kasian mamak lo anaknya hidup jadi orang gak berguna
keren sih tapi hasilnya keren juga gak?

kalo saya sih tampan

Salam TAMPAN
sangat bermanfaat bagi pengetahuan ane soal mrt, meski tdk muncul dlm ujian masuk kerja kemaren
ane juga g kepikiran gimana cara ngebor batu, ane kira gampang tinggal bor manual
kalau udah amblas gitu tanahnya gimana benerinnya ya ??
Quote:Original Posted By jambrong86
Quote:Original Posted By pijarbintang
Kaga penting njing!!!


Anjinggg

anak kemaren sore...


tenang gan...tunggu aja dia pasti dibanned permanen dan di telusuri prime id nya sama momod
Quote:Original Posted By dodiwibowo90


tenang gan...tunggu aja dia pasti dibanned permanen dan di telusuri prime id nya sama momod


Iye gan kayaknye ngejar setoran bata tu bocah gan
Proyek MRT bukannya emang lg dlm tahap pengerjaan gan.
wah semoga ga kebanjiran deh
Quote:Original Posted By bagobo
keren sih tapi hasilnya keren juga gak?

kalo saya sih tampan

Salam TAMPAN



dengan sabarnya gw nungguin jadi
kok jadi pada ribut yah...trims infonya TS....
Klo menurut TS, dari segi biaya lebih murah jalur kereta di bawah tanah atau menggunakan jalur layang..
Kalo ane pribadi sih, lebih seneng jalur kereta layang. Karena bisa liat pemandangan dari atas..
Via: Kaskus.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar