Pages


Sabtu, 25 April 2015

Tambal gigi Rp. 9,000,000

WELCOME








THE POWER OF KASKUS



Spoiler for no pic hoax:


Malah Ada Yg bayar 11 Juta gan..masi mau konfirmasi kebenarannya
Quote:Original Posted By jovan_099
teman kantor ane malah kena 11 juta .. gile .. no pic hoax ya ... nih picnya



sumber yg lebih valid ada gak gan?
konfirmasi kebenaran tuh nota

Quote:Original Posted By jovan_099


Masih di simpen notanya di kantor nama pasiennya MH supriadi

Tanggal berobat tgl 7 bulan 4 tahun 2015

Mau lebih valid lagi PM ajah gan or dtg ke kantor .. trus kantor kita pake reliance asuransinya

Mungkin pic kurang jelas .. karena ane foto pake hp



UPDATE : UDAH DI BERITAIN DI KOMPAS JUGA

KOMPAS  (megapolitan.kompas.com)



Spoiler for Kronologis:
Untuk RS bertaraf internasional seperti MMC, bukti pembayaran dokter hanya seperti ini?

Hari ini saya menjadi korban praktek 'bisnis' dokter di RS MMC. Berikut kronologisnya:
Saya buat janji dokter gigi umum di MMC karena urgent, tambalan geraham kiri atas belakang copot dan mengakibatkan bolong besar. Saya pilih secara random dokter Ingrid Tandiari karena namanya ada urutan pertama untuk dokter gigi umum, dan saya pilih di MMC karena tinggal nyebrang dari kantor. Saya buat jam 11.30 siang ketika jam makan siang.
Jam 11.35 saya ditelpon ditanya sudah dimana...wahh saya pikir bagus juga nih RS mau nanyain pasien jadi dating atau tidak.
Setelah melakukan pendaftaran dan mengisi form asuransi, saya masuk ruang praktek jam 11.45 dan langsung bertemu dengan dokter Ingrid yang baru saya temui saat itu. Saya dipersilakan duduk dan dokter tanya ada keluhan apa, saya jawab tambalan kiri atas copot. Saya langsung disuru duduk di kursi tindakan. Saya letakan map plastik berisi form asuransi kantor yang diberikan oleh bagian pendaftaran. Dan disinilah semua itu berawal. Yakni ketika ada form asuransi Lippo Insurance.
Setelah duduk di kursi tindakan, dokter mulai melakukan prakteknya diawali dengan scaling (which is saya ngga minta), lalu dokter mulai bor sana sini gigi lainnya yg katanya ada bolong juga (which is saya ngga minta). Setelah 45 menit, selesailah semua dan saya diberikan slip pembayaran warna kuning yang ditulis tangan oleh asisten dokter 1 ( di ruangan ada 2 asisten dokter, 1 muda 1 agak tua). Tulisannya: 2.000.000 + 7.000.000 = 9.000.000
Asisten 1 membawa saya ke loket kasir kusus asuransi. Disitu saya diminta tunggu dan dipanggil petugas. Saya tanya, ini totalnya brp ya? Kasir jawab 9 juta. Sontak saya kaget setengah mati. Uang 9 juta habis dalam waktu kurang dari 1 jam dan hanya untuk sebuah tambalan yang copot dan harus saya perbaiki? Langsung saya minta rinciannya ke petugas kasir khusus loket asuransi. Petugas menjawab "itu bisa ditanyakan langsung ke petugas di ruangan dokternya bu". Saya minta disambungkan via phone untuk minta penjelasan, dia jawab "harus langsung bu, kita biasanya ngga lewat telepon". Disinilah keanehan itu makin menjadi-jadi
Saya langsung ketok ruang dokter, dan bicara dengan asisten 1. Asisten 1 mempersilakan saya masuk bicara dengan dokter. Saya sampikan bahwa saya minta rincian atas 9 juta yang ditagihkan, dokter suruh asisten 1 untuk membuat perincian dan bilang "Yasudah didiskon aja jadi 8 juta". Tambah aneh bukan.. Ini institusi rumah sakit, tapi kok main-main soal harga. Tidak ada standariasi harga atas jasa dokter dan tindakan disini.
Karena tidak puas, saya kembali ke kasir dan minta disambungkan ke penanggung jawab rumah sakit. Saya diarahkan ke ruang humas. Disana saya jelaskan kekecewaan saya kepada MMC dan dokter tersebut.
Dokter tidak konfirmasi dulu ke saya untuk tindakan yang terbilang SANGAT MAHAL tersebut, terlebih tidak konfirmasi harga. Mungkin karena dokter berasumsi saya pakai asuransi, maka semua akan dicover asuransi. Jika itu alasanya, maka saya rasa ini bisa dikategorikan “pengeretan” terhadap asuransi. Walaupun plafon asuransi saya 50 juta, sayapun enggan membayar dokter sebesar 9 juta untuk tindakan yang dilakukan tanpa persetujuan saya, terlebih saat itu kondisinya mulut saya sedang nganga dan tidak bisa bicara.
Untuk rumah sakit dengan standard tinggi seperti MMC, sungguh aneh bahwa tidak ada standar baku atas harga jasa dokter dan tindakan di MMC. Aneh sekali dokter "memberi harga" utk dirinya sendiri dengan tulisan tangan sang asisten, terlebih, harga bisa dicoret coret. Di rumah sakit lain, setau saya total pembayaran itu by system. Dari computer ruang dokter connect ke computer kasir. Bukan dengan tulisan tangan seperti di klinik kecil.
Biaya jasa dokter 2 juta, dan ditulis tangan. Rumah sakit macam apa yang memibarkan dokter menulis sendiri (walau dituliskan oleh asisten) berapa dia mau dihargai. Apakah dokter Ingrid sudah sehebat itu sampai sampai untuk tambal gigi dihargai 2 juta. Dan lagi-lagi MMC tidak memiliki standard baku. Setelah saya complain barulah diganti menjadi 1 juta. Sungguh aneh…Kalau saya tidak complain lantas apa yang terjadi?
Saya jelas-jelas bilang tambalan kiri atas copot. Kenapa dokter malah mengerjakan gigi lain yang katanya bolong kecil kecil dan malah yg urgent dikerjakan belakangan? Saya tidak diberi kesempatan untuk bertanya apa yang dokter lakukan, karena beliau langsung bor sana sini sehingga (katanya) total ada 5 gigi dengan lubang kecil, dan 1 gigi dengan lubang besar (memang ini yang harusnya ditambal). Padahal saya sama sekali tidak merasa ngilu pada 5 gigi yang ditambal itu.

Singkat cerita humas mengklarifikasi ke dokter dan menyampikan permintaan maaf ke saya. Katanya, dokter mengaku lalai karena tidak menanyakan dulu berapa plafon asuransi saya. Lahhh, jadi kalo plafon saya 50 juta, mau dikuras habis gitu??
Akhirnya, dokter bilang, “yasudah kalo gitu kasih 4 juta saja, jadi ibu nombok sejuta dan plafon asuransi ya.” Sambal meminta asisten 1 untuk men-tip-ex harga dan detail gigi. What? Rumah sakit macam apa ini? Sungguh buruk mentalnya.

Pelajaran untuk kita semua:
Kalau ke RS pakai asuransi, bilang sama dokternya "dok,saya memang pake asuransi, tapi tolong harganya jangan digetok". Krn saya pernah berobat radang tenggorokan di RS lain, biaya dokter hanya 150rb, tapi ada antibiotik yang diberikan yang ternyata harganya 500ribu. Ck ck ck.
Pastikan tindakan yang dibutuhkan. Sesuai dengan UU No.29 tahun 2004 tentang praktik kedokteran khususnya pada pasal 52 yang mengatur hak-hak pasien diataranya: mendapatkan penjelasan secara lengkap tentang tindakan medis, mendapatkan pelayanan sesuai kebutuhan medis, menolak tindakan medis, dan mendapatkan isi rekaman media.
Bagi saya, ini akan menjadi kali pertama dan terakhir kali ke MMC. Tidak akan lagi. Selama ini saya hanya dengar cerita orang yang saya anggap tidak benar. Ternyata hari ini saya mengalaminya sendiri.


A. Vela
20 April 2015


Sumber  (www.facebook.com)

Spoiler for Kaskuser:
Quote:Original Posted By the.mata.ikan
9 juta? sinting itu dokter.

Menurut analisis ane yg kebetulan penegak hukum:

1. Pengawasan pemerintah terhadap rumah sakit kurang, banyak RS abal2 yg pasang embel2 Internasional untuk mendongkrak harga, padahal kualitas setara klinik kecil. Contoh: om#i internasional, dan klinik apa itu yg baru2 ini ketauan.
2. Biaya menjadi dokter itu sangat amat mahal sekali. Mungkin kalian tau sendiri lah erapa biaya menjadi dokter. Jd saat menjadi dokter, banyak dari mereka yg ingin kembali modal. Tp ini oknum, gak semua begitu. Ane inget dulu cerita salah satu dokter di salah satu RS di Jakarta. Dia bilang dia lulusan UI dan dulu saat dia mau jadi dokter, dia orang gak mampu, tp pinter, akhirnya dia jual jam tangan dia untuk masuk jd dokter, selebihnya beasiswa. Sekarang?
3. Soliditas dokter itu sangat amat tinggi. Mereka tidak boleh salah dimata anggotanya. Sekali lg ini oknum, oknum yg bersekongkol. Klo ada yg malpraktek, pasti dibela, dibilang sesuai SOP dll. Karena apa? Praktek SOP kedokteran itu abstrak, jd mudah dibelok2an.

Sekali lg itu oknum, tidak semua dokter seperti itu. Contohnya dokter ini:



Ane lupa namanya. Dia itu dokter tp dia membela kepentingan konsumen bahkan melawan dokter2 lainnya bahkan melawan IDI.

Saran ane, mending ke dokter kepercayaan aja, atau dokter rekomendasi orang dekat. Masih banyak kok dokter jujur, sangat banyak, kasian klo mereka harus menanggung akibat dokter2 nakal.


Quote:Original Posted By locrhys
Mungkin menggunakan teknologi terbaru tambal gigi tubeless

Quote:Original Posted By momokerz
Gini amat yak oknum rs swasta nyari beras.


Quote:Original Posted By 458Italia
Asli gan,dr BB nya dh aneh gan koq rumah sakit ngasih struknya begitu.
Tapi tunggu pernyataan dr pihak rumah sakit dulu..biar seimbang beritanya..

langsung liat sumber gan..masi rame tuh
Quote:Original Posted By the.mata.ikan


Silahkan.


Quote:Original Posted By jono.smart
Wah ternyata gak cuma pedagang di Monas aja yg getok harga. Di Rumah Sakit Internasional juga main getok harga


Quote:Original Posted By jectiva
gila amat, gw aja ke dokter seumur2 tambel gigi 1nya 200-300rb itu aja uda pake silver(perak) nambelnya.
dokternya juga uda terkenal, konsul kalo gk ada masalah malah gk bayar. ini 1 gigi 9jt sadis amat, bakal sepi pasti tu dokter bntr lagi.

slip nya juga kayak makan di warung gan ada menu2nya, sama di kanan harga, tinggal tambah kolom jumlah aja


Quote:Original Posted By Dgariel
itu sih kena jebakan, gak mungkin biaya tambal gigi bisa setinggi itu, kecuali rumah sakit luar negeri yang highclass, yang bayarnya juga udah pake dollar...

jangan-jangan ini dokternya orang-orangnya kayak kasus klinik yang baru tutup belakangan ini, yang tempatnya tiba-tiba tutup dan gak buka lagi gara-gara ke expose di internet

keanehannya lagi pangkas harga seenaknya maen pake tipe-ex, terus dikurangin lagi seenak jidat. itu tanda emang udah ga bener

jangan mau dibodohi rumah sakit gadungan

Quote:Original Posted By brianwiro
Wah menarik neh gan ceritanya. Kl ane liat dr barang bukti kwitansi RS tsb memang seperti kurang valid. Tidak dirinci gigi mana saja yg di tambal dengan bahan apa dan di scalling dengan alat apa. Kl agan melihat dokternya menambal gigi dengan menggunakan alat seperti di sinar yg biasanya sinarnya warna biru untuk pengerasannya berarti agan di tambal dengan bahan composite resin dan warnanya pun mirip dg gigi, untuk saat ini itu masih bahan yg terbaik. Jika pada saat pembersihan karang gigi dokternya menggunakan semacam alat yg bergetar saat di tempelkan ke gigi berarti menggunakan scaller electric. Untuk harga itu bervariasi tergantung yg mengerjakan siapa, kl specialist otomatis biasanya lebih mahal, namun untuk satu tambalan biasanya juga masih terjangkau, mungkin maksimal 1jt yg agan keluarkan sudah tercover tindakan spt yg agan ceritakan ( scalling dan tambal 5 gigi ). Untuk perawatan 1 kali kunjungan langsung selesai.

Sebaiknya sebelum agan melakukan tindakan tanyakan dahulu untuk biaya perawatannya berapa, dan biasanya jika ada tindakan yg memang perlu inform concern maka jika agan setuju biasanya menandatangani pernyataan persetujuan tsb. Biasanya medis yg baik pasti akan memberi tahu kepada pasien bagaimana kondisi rongga mulut pasien secara keseluruhan kemudian memberi tahu perawatan apa yg sebaiknya dilakukan jika ada yg mesti dilakukan, lalu melakukan tindakan dr apa yg dikeluhkan pasien.

Semoga kejadian tsb tidak terulang lagi lantaran pasien menggunakan asuransi yg mungkin menurut dokter n RS nya sanggup memberikan berapapun yg diminta.

Untuk BPJS dan pelayanan puskesmas biasanya hanya perawatan basic dan kalaupun bisa melakukan tindakan ex: penambalan biasanya tidak menggunakan Composite Resin, ditambal dg bahan yg memang sudah dicover BPJS, kl pasien yg meminta ditambal dg bahan Composite Resin biasanya akan dikenakan biaya.

Mungkin itu saja sedikit info yg bs ane sampaikan, semoga tidak ada lg kecurangan yg merugikan semua pihak.


Quote:Original Posted By nalasyah
pernah kejadian seperti tu tpi klo ane kasusnya pas di rawat karena sakit DB di RS. dkt malioboro yogyakarta. pas tu kan ane dah sembuh n tinggal mbayar biaya pengobatan di kasir RS trs pulang lah ane ke kos. sampai di kost kebetulan temen ane yang Apoteker liat2 kwitansi pengobatan ane dia kaget pas liat di kwitansi ada item Kardiovaskular padahal kan ane sakit DB ( sblmnya ane ga tw kardiovaskular tu pa ) ko da pengobatan Jantung segala. akhirya ane tanyakan ke RS n mereka bilangnya salah tulis ( ga tw cuma modus ja atw gmn). ane bayangin banyak orang kampung macem ane yang ga ngerti istilah2 medis disodorin kwitansi+rincian pengobatan n langsung bayar ja tanpa tanya lbh lanjut. akan banyak orang yg teraniaya...

Quote:Original Posted By bimoich
Agak keluar dikit dari main-topic. Tadi dibawah pejwan ane liat ada yang bilang "dokter punya alasan meberi obat murah atau mahal". Memang iya, alasan paling kuatnya balik lagi ke 'ekonomi'. Dari lama, pandangan masyarakat tentang harga obat yg mahal (branded/branded-generic) lebih 'ampuh' daripada obat murah (generic) itu bisa dibilang melenceng gan.

Ini ane kutip dari Artikel Univ. Ahmad Dahlan.  (uad.ac.id)


Satu lagi dari blog orang  (hilalisme.wordpress.com) tentang selisih harga antar-apotek.


Itu memang bener gan, ane udah baca tentang 'beda' obat mahal & murah dari lama. Bisa diliat di quote kedua, yang memepengaruhi harga obat salah satunya 'kebijakan apotek', dan ujung-ujungnya ke ekonomi juga...


Quote:Original Posted By korbanfirdosoil
kalo pasiennya haji lulung, berani ga ya kasif tarif segitu?


Quote:Original Posted By bleeding

Thanks Buat Apresiasinya Gan

tritnya serupa barusan ada de
ANE GAGAL PAHAM GAN..Nih ada Agan2 Sepertinya rela bayar 9 Jt buat tambal gigi
Quote:Original Posted By putraINTERISTA
Dari tulisan abigail jelas abigail bisa di tuntut dngn pncemaran nama baik..
ini point2nya menurut ane
1. Tarif segitu memang wajar kalo utk rs bintang lima itu krna akreditasi.. lokasi.. dan dokternya
2. Kalo mau murah pasien bisa ke rs yg lebih kecil.. rs negeri ataupun klinik2 pinggir jalan bahkan bisa pake bpjs
3. Disini pasien juga bercrta prnah brobat di rs laen dngn biaya dokter murah n dksh obat yg mahal banget.. dokter punya alasan membri obat murah or mahal krna obatpun sma kyk barang laen ada hrga ada kualitas.. semakin mahal obat dngn type yg jenis obat yg sma akan berbeda fungsinya
4. dokter pun punya standarisasi meriksa masing2.. dan pasti dokter di rs manapun punya tarif yg berbeda2.. karna dokter berkualitas ga mungkin ngasih harga murah..apalgi dokter berpengalaman.. mau murah ke klinik2 pinggir jalan aja yg blm tntu dokter asli!!
5. Disini seharusnya dokter ga usah mengasih diskon hingga 4jt.. kalo ane jdi dokternya ane akan narifin 9jt tnpa diskon..
6. Smart jadi pasien.. jangan diem aja kalo dokter bicara.. selalu bertanya ini itu sama dokternya..


Quote:Original Posted By realthugz
tapi serba salah juga dokter kerja dengan baik dan memberikan pengobatan terbaik yang menjadi biaya mahal di bilang getok harga. nanti kalau dokter kerja sesuai dengan permintaan pasien yang awam mengenai penyakit dan pengobatan (ingat dokter adalah orang yang sudah belajar ilmu kedokteran secara intens dengan mengeluarkan biaya dan pikiran yang sangat besar.) trus ada masalah lain rata2 pasien pasti akan mencap dokter itu jelek bahkan yang lebih parah dibilang mal praktek. dalam kasus ini dokter membuat tambalan di gigi pasien yang lobang kecil. sekarang kalau tidak di tambal lalu pasien akan balik lagi ke dokter sambil bilang "kok ga sekalian aja dok? kan jadi bolak balik." serba salah kan jadi dokter? lagi pula membiarkan gigi dengan lubang akan membahayakan karena gusi itu terdiri dari banyak saraf dan bisa saja tumbuh banyak penyakit dari gigi berlubang.

perlu diingat dokter berurusan dengan berbagai macam penyakit yang mungkin saja berhubungan dengan sistem anggota tubuh yang lain. bahkan montir sekalipun ketika sedang membetulkan motor bisa saja ketika hanya tugas ganti oli tetapi begitu dia melihat kerusakan lain dia memperbaiki.

memang diberita yang tercantum ada kesalahan seperti tidak adanya konsultasi terlebih dahulu antara dokter dan pasien. tetapi pasien langsung di suruh duduk di kursi dan dokter langsung mengambil tindakan.

*saya bukan dokter dan saya bukan pendukung dokter maupun pasien

lagi pula yang bayar asuransi ini kan? kok protes? kita udah bayar premi asuransi tiap bulan untuk mengcover kalau kita sakit dan skrng asuransi kita gunakan sehingga bisa mendapatkan pengobatan yang maksimal dan terbaik malah protes. (S)



mending beli zenfone 2 gan
mending beli zenfone 2 gan
Quote:Original Posted By Harlequinz
tritnya serupa barusan ada de


niatnya ramein aja om
buat beli PS4 sama PS3 bisa tuh gan
Ane juga punya pengalaman serupa gan, waktu anak ane sakit flu dan ane bawa ke rs swasta cukup terkenal di surabaya dan ane pake li*po insurance. Ga masuk akal menurut ane kalau cuma flu harus di foto thorax, test darah, test urine dll. Alhasil kena 1 juta lebih gan, sedangkan dengan kasus yang sama ane bawa anak ane ke rs bumn daerah perak surabaya cuma kena 200 ribuan.
Apa semua rs swasta dengan pasien asuransi begitu ya gan
Maaf kalau kepanjangan gan
ngerampok tuh namanya gan
buset dah itumah sama aja dengan penipuan
rata - rata kalo pake asuransi gitu gan. pasti nombok maeninnya di obat. di beri obat2 paten inti nya kalo tau pasien pake asuransi ya se enaknya.
iya td rame jg di FB..
Quote:Original Posted By bedak.bayi1214
Ane juga punya pengalaman serupa gan, waktu anak ane sakit flu dan ane bawa ke rs swasta cukup terkenal di surabaya dan ane pake li*po insurance. Ga masuk akal menurut ane kalau cuma flu harus di foto thorax, test darah, test urine dll. Alhasil kena 1 juta lebih gan, sedangkan dengan kasus yang sama ane bawa anak ane ke rs bumn daerah perak surabaya cuma kena 200 ribuan.
Apa semua rs swasta dengan pasien asuransi begitu ya gan
Maaf kalau kepanjangan gan

agan merasa di rugikan gak? dgn praktek malakin asuransi oleh R.S swasta?

Quote:Original Posted By mrs.rasti
ngerampok tuh namanya gan

ngerampok dgn cantik sist
Quote:Original Posted By bags.bugs
buset dah itumah sama aja dengan penipuan

iya gan..ane masi ikutin perkembangannya
Quote:Original Posted By rizalismyname
rata - rata kalo pake asuransi gitu gan. pasti nombok maeninnya di obat. di beri obat2 paten inti nya kalo tau pasien pake asuransi ya se enaknya.

emang makin gila nih negeri gan
Quote:Original Posted By MissNia
iya td rame jg di FB..

iya..ane ikutan ramein di mari dah
njirr mhl amat tuch
Quote:Original Posted By Gatel_banget
njirr mhl amat tuch


mana menunya di tulis tangan lagi gan
Eh Buset
Singapore Aja gak sampe segitu
wajib diekspos yg kayak gini, biar para oknum dokter itu tau diri dan ga macem2
ane bantu rate 5 ya sis
gila
harus dituntut tuh
wiidih udah parah ni
dokternya nyari untung sampe segitunya .. ngeri bin sadisss gan..
Via: Kaskus.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar