Pages


Selasa, 21 April 2015

Perlukah PERTALITE hadir menggantikan PREMIUM ?






Apa itu PERTALITE?
Quote:
Quote:PT Pertamina (Persero) dalam waktu dekat akan meluncurkan produk bahan bakar minyak (BBM) varian baru bernama Pertalite. Varian itu memiliki kandungan oktan 90 (RON90). Pertamina menyiapkan bahan bakar jenis PERTALITE di perkirakan untuk menggantikan keberadaan PREMIUM yang memiliki kandungan oktan 88(RON88).

Pertanyaannya, perlukah PERTALITE ini hadir?



Perbandingan bahan bakar di Indonesia dengan negara - negara di ASEAN.
Quote:Quote: Di Malaysia, harga bensin RON 95 sebesar 2,30 ringgit (sekitar Rp 8.400).S edangkan bensin di Thailand dan Singapura, masing-masing mengandung oktan 91, 92, dan 95. Di Singapura, harga BBM RON 95 saat ini sebesar Rp 19.643 per liter, lebih tinggi dari Pertamax Plus di Indonesia. Dan, harga minyak paling murah di Asia Tenggara ialah Brunei Darussalam dengan RON 98 seharga BND 0,53 atau Rp 4.100 per liter.
Sedangkan di Indonesia sendiri, Pertamina memiliki jenis bahban bakar PREMIUM yang memiliki nilai oktan 88 (RON88), terendah dari negara-negara yang ada diatas.Dengan kisaran harga Rp.6.700/lt.



Kenaikan spesifikasi kendaraan - kendaraan saat ini.
Quote:
Quote:Tak bisa di pungkiri perkembangan zaman dan perkembangan teknologi saat ini membuat pabrikan pabrikan kendaraan bermotor baik roda 2 ataupun roda 4 berpacu mengembangkan produk nya menjadi suatu kendaraan yang paling hebat.
Mereka membuat kendaraan semakin nyaman, kencang, ramah lingkungan dan efisen dalam penggunaan bahan bakar.

Jadi, akan lebih baik apabila kendaraan yang sudah memiliki mesin yang ramah lingkungan di barengin dengan bahan bakar yang juga ramah lingkungan.



Kisaran harga PERTALITE
Quote:
Quote:Vice President Fuel Marketing Pertamina, Muhammad Iskandar mengatakan, dengan kadar oktan tersebut, harga untuk BBM jenis baru tersebut akan berada di bawah Pertamax yang saat ini di level Rp 8.600 per liter namun di atas Premium yang saat ini ada di level Rp 6.800 per liter.

"Harganya medium antara Rp 8.000 per liter hingga Rp 8.300 per liter. Sehingga jarak harga dengan Premium dan Pertamax tidak terlalu jauh," ujarnya di kawasan Cikini, Jakarta, Minggu (19/4/2015).(Liputan6.com)



Jadi, kalo menurut ane sih gan PERTALITE ini perlu hadir karena kendaraan kita perlu bahan bakar yang memiliki kualitas nilai RON yang lebih baik. Tetapi dengan catatan harganya yang terjangkau.
Kita lihat saja keputusan pemerintah untuk PERTALITE ini, apakah kehadirannya akan menggantikan PREMIUM atau akan menjadi jenis bahan bakar baru tanpa mengahpus jenis PREMIUM.



Sekian thread ane gan,mohon maaf apabila ada kekurangan semoga bermanfaat.


Jika berkenan, bagi cendolnya gan



Pertamax ga ya ane?

ane sih ngga terlalu peduli, seringnya pake pertamax pake premium kalo lagi bokek aja
ya kalo jadi lebih baik bagus juga kok
dan lagian di negara lain jenis Premium atau RON 88 gak dipake lagi
Wuh. bahan bakar yang bakal menggantikan premium katanya..
Apa lebih baik dari premium? mudah2an sesuai dengan yang dipaparkan kalau nilai RON dan Oktannya lebih baik.
Perasaan ane aja atau bukan ya. Ane udah ganti ke pertamax ga ada perubahan yang berarti selain ga perlu ngantri si SPBU

Siap-siap Jokowi jadi tumbal kalau Premium diganti ke Pertalite
harga nya harus kompetitif lah, ane setuju klo pertalite di maksimal 8000, klo lebih dari itu harganya beda tipis ama pertamax 92, bakal susah laku nanti

premium campur pertamax = pertalite
di negara sebelah kualitasnya di atas pertamax plus tapi harganya lebih murah ea
Ya ane setuju banget gan, mengingat kompresi pabrikan motor udah pada gede banget, matic aja udah gede banget kompresinya
Gak tau ya gan, kita sbgai rakyat mah bsa apa? mau koar koar setuju atau gk setuju jg pasti gk bkalan di denger.
kalau lebih mahal mah ga nggantiin gan ane baca kemaren kisaran 8000an gan harganya
klo misalnya lsg dganti untuk bln2 ini kya bkn wktu yg tepat, beban rakyat sdh terlalu berat, sbntr lg umat muslim menghadapi puasa dmna biasanya harga kebtuhan pokok meningkat, biaya daftar anak2 sekolah...mungkin klo itu diterapkannya setelah lebaran dampaknya tdk terlalu besar dibanding skrg...cmiiw...
Quote:Original Posted By brotherbdg
Wuh. bahan bakar yang bakal menggantikan premium katanya..
Apa lebih baik dari premium? mudah2an sesuai dengan yang dipaparkan kalau nilai RON dan Oktannya lebih baik.


pasti lebih baikk gan,nilai oktannya naik 2 tingkat ke nilai 90
jangan lupa bantu rate ya gan

Quote:Original Posted By F4thuRz
Perasaan ane aja atau bukan ya. Ane udah ganti ke pertamax ga ada perubahan yang berarti selain ga perlu ngantri si SPBU

Siap-siap Jokowi jadi tumbal kalau Premium diganti ke Pertalite



mungkin kendaraan agan yang ngerasain gan
yah semoga kali ini dia bisa serius nanggepinya, nggak mencla mecle kaya yg udah udah
Quote:Original Posted By uao
di negara sebelah kualitasnya di atas pertamax plus tapi harganya lebih murah ea



nah, ironis ya gan

Quote:Original Posted By rainerw
harga nya harus kompetitif lah, ane setuju klo pertalite di maksimal 8000, klo lebih dari itu harganya beda tipis ama pertamax 92, bakal susah laku nanti

premium campur pertamax = pertalite



setuju gan..jangan sampe pertalite ini dihadirkan cuma buat bisnis semata
Malaysia oktan nya 95
Quote:Original Posted By melekcendols
Ya ane setuju banget gan, mengingat kompresi pabrikan motor udah pada gede banget, matic aja udah gede banget kompresinya


setuju gan

kalo pario150 di kasih ron 88 kan kaya pevita minum teh s*sri
Quote:Original Posted By Spriadhys
klo misalnya lsg dganti untuk bln2 ini kya bkn wktu yg tepat, beban rakyat sdh terlalu berat, sbntr lg umat muslim menghadapi puasa dmna biasanya harga kebtuhan pokok meningkat, biaya daftar anak2 sekolah...mungkin klo itu diterapkannya setelah lebaran dampaknya tdk terlalu besar dibanding skrg...cmiiw...


keren pemikiran agan ini

jangan lupa bantu gan.
Ane sih bodo amat dah mau ganti jenis apaan juga namanya, ane yg jelas pake RON 92 produknya Shell
Quote:Original Posted By azkalscrazy
Malaysia oktan nya 95


dan lebih murah gan

bantu ya gan.
Via: Kaskus.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar